Buku

by unlumo

Koleksi perpustakaan kecilku bertambah dengan kehadiran tiga penghuni baru
I’m happy so much!.. 🙂
Rasa bahagia ini, kurasa sama seperti keponakan ketiga ku lahir april kemarin.

Aku ingin bergumam sedikit tentang Buku.

Semua orang punya alasan tersendiri ketika memilih buku yang akan menjadi teman hidup[?].
Ketika kita menjatuhkan pilihan pada sebuah buku.
Maka kedepannya, mau tidak mau kita akan memiliki suatu pola pemikiran yang lama kelamaan mengakar menjadi sebuah watak. Buku itu layaknya MLM, selesai membaca yang satu maka akan digiring untuk membaca buku-buku lainnya yang sejenis. Sejenis maksudnya memilki pola yang sama. Jika pun berbeda, paling hanya tema nya saja, polanya akan tetap sama. [yup, pola.. sebuah pola].

Dari buku semua bermula. -koq gitu?- 

Dari buku ilmu bisa kita dapat.
Dari sana semua jendela pemikiran kita terbuka.
Dari sana kita bisa memandang sisi-sisi kebalikan dari yang biasa kita pandang.
Dari sana kita menjadi tahu apa yang kita mau, apa yang kita suka dan apa yang kita senangi.
Dan dari sana kita menjadi tahu mana yang benar dan mana yang menyimpang.
Dan dari sana pula kita menemukan sahabat dan keluarga baru.
Dan akhirnya membuat kita bisa memilih mana buku bermutu atau sebaliknya.
[Cita rasa yang sempurna hanya bisa didapat ketika kita sudah mencicipi berkali-kali rasa itu].

Yang ingin aku garis bawahi disini adalah apa jadinya jika kita tidak menyukai buku (membaca) ? Tahu sendiri bagaimana lemahnya watak yang terbangun di diri kita. [yang aku sebutkan diatas merupakan salah satu faktor-faktor pembentuk watak].

Hmm, mungkin inilah penyebab kebanyakan masyarakat di negaraku tidak mempunyai karakter dan prinsip hidup yang jelas.

Oke, aku cukupkan sudah bergumam tentang buku.
Hellooow,, adakah yang mengerti apa yang aku kata kan? –hahaha..Aku sendiri pun tidak mengerti-

walahualam.

Advertisements