Hancur Berantakan

by unlumo

Apakah kita hidup dalam bayang-bayang cuapan?
Jika jawabannya tidak maka selamat datang di dunia yang dipenuhi dengan kebahagian.
Jika jawabnnya iya maka selamat memasuki dunia yang dipenuhi dengan kesengsaraan.
Jika jawabannya ragu-ragu, saatnya berhenti dan berputar arah jika ternyata arahmu telah berbelok.

Sampai kapan kita akan bisa merasakan kebahagian kalau kita sering terbawa arus yang membuat diri terombang-ambing. Jangan salahkan siapapun jika telah terlempar jauh.

Hidup ini semua tentang keterombang-ambingan jika diri selalu mengikuti arus kebanyakan.
Jadilah yang berbeda dalam memahami dan menjalani kehidupan. Namun tetap dalam arus yang di ridhoiNya.

Memiliki prinsip hidup bukanlah hal yang mudah. Apalagi ketika merasa kalau telah memilikinya -karena itu membuktikan kalau belum memilikinya-

Selalu dicekokin akan prestasi untuk pengakuan dunia akan membodohi kita dalam mencari dan mempelajari prinsip hidup.

Lihatlah kesekitar, dimana ada yang sibuk mengarahkan hidupnya sesuai dengan arahan  yang tidak sepenuhnya memahami prinsip hidup.
Bagaimana lelahnya memperjuangkan kehidupan yang sebenarnya tidak perlu diperjuangkan. Serasa telah mempelajari arti kehidupan.

Terkadang -kata-kata- arahan positif yang menipu sering disuarakan agar arti kehidupan sesungguhnya menjadi kabur.
Atau contoh-contoh sembarangan yang menggelapkan.
Atau pandangan mata yang terbatas.
Atau apapun itu!
Semuanya begitu mudah dilakukan dengan mangatas namakan arti kehidupan.

Saatnya! Berhentilah sejenak,, tarik nafas dalam-dalam, tutup mata dan telinga. Lalu dengarkan suara hati sambil terus mengingatNya.
Agar tidak menjadi korban-korban kehidupan yang menyesatkan. Dimana prinsip hidup benar-benar telah hancur berantakan.

Advertisements