Nyanyian buat sahabat

by unlumo

Sedikit ingin bernyanyi buat sahabatku..

Semua Elemen yang ada di tubuh semuanya sungguh spesial, seperti halnya manusia yang ada dibumi. Tidak ada yang tidak bermanfaat, semuanya bermanfaat.
Memainkan peran masing-masing untuk keberlangsungan sebuah ‘kehidupan’ dan keseimbangan.
Spesial… Berbeda.. dan Unik.
Semuanya pasti memiliki ketiga emelen itu. Benda hidup bahkan benda mati sekalipun!

Gigi mungkin tidak terlalu dibutuhkan oleh kaki. Begitu juga sebaliknya.
But ketika gigi sebentar tidak berfungsi maka kaki akan terganggu aktifitasnya. Karena dia akan berhenti digunakan untuk sementara waktu. Membuatnya bengkak, kebas, kesemutan dan hal lainnya.

Dan begitu juga dengan kaki. Ketika kaki sebentar tidak berfungsi maka gigi juga terganggu aktifitasnya. Berhenti merobek, menguyah dan mengeluarkan beberapa huruf.

Benarkan semuanya begitu spesial?
Yup! Semuanya begitu istimewa dan bermanfaat!

Dan saatnya aku bernyanyi..

[

Aku sangat bersyukur masih bisa bekerja sama dan mempunyai sahabat-sahabat tubuh –seluruh organ– yang bekerja setiap saat untukku.
Betapa sangat bersedihnya aku ketika ada dua sahabatku yang sedikit berhenti bekerja.
Dan saat ini kesedihanku bertambah ketika mengetahui salah satu sahabatku itu sedang diambang [koma], lanjut kontrak atau pensiun secara terhormat.

Siapakah itu?  Sahabatku, Gigi – seri depan atas sebelah kanan-.. Ia mengalami Alvusi*

Sebuah ikhtiar Replantasi dan Splintng telah dilakukan. Bukan hanya kita yang menginginkan kesembuhanmu. Tapi orang-orang diluar kita juga, terutama dokter Rudi. yang selalu optimis kamu akan pulih.

Ku rasakan ‘semangatmu’ walaupun lemah dan sangat kecil tapi aku tahu kau sedang berjuang.
Aku ingin terus berteriak untukmu, “Bahwa aku kita butuh kamu! kita sangat butuh kamu! kita benar-benar butuh kamu!”
“Ayolah buat aku jadi optimis, buat kita terus mendoakanmu…”

Dan kau pasti ingin mengatakan padaku, “sabarlah. aku perlu waktu..”

Dari Nyanyian ini aku ingin berucap,

Seluruh sahabatku aku butuh kalian..
Aku ingin terus bekerja bersama..
Memenuhi hak-hak kalian..

Kalian adalah titipan dan ciptaanNya yang menyempurnakan peranku hidup di bumi..
Betapa mahal dan berharganya kalian untukku..

Aku bersyukur telah di beri kalian –wahai sahabatku– secara lengkap dan tanpa cacat..
Baru kusadari,, kalian menjalankan amanah dengan sempurna..

Aku malu, kalian selalu bekerja keras tanpa henti.
Aku malu, atas ketidak pedulianku pada kalian semua.
Aku malu, akan ketidak syukuran yang sering menghampiri, padahal ada kalian, yang menjadi alasanku untuk selalu bersyukur.
Aku malu pada kenyataan semua ini..

Terima kasih para sahabatku..
Kalian adalah makhluk terkeren yang selalu beramaku. ]

Nyanyian usai.

Sebuah doa dan kepasrahan total padaNya akan menjadi kunci utama.

*Avulsi merupakan keadaan trauma gigi ketika gigi terlepas dari tempatnya (soketnya) secara utuh dan menghasilkan luka kompleks, serta mempengaruhi beberapa jaringan pendukung gigi

Advertisements