Just say

by unlumo

Di dua tempat yang berbeda namun masih dari kota yang sama terjadi sebuah pembicaraan via pesawat telepon. Berikut history percakapannya;

Tempat 1,

A: Hallo

B: … Hallo pak, maaf pak

belum sempat melanjutkan pembicaraan si A langsung menjawab

A: Bapak! Saya ini ibu!  -dengan nada tinggi dan kasar-

B: …… -shock beberapa detik-

Dari Tempat ke 2,

A: Hallo

B: … Hallo pak, maaf pak  bla bla bla

A: …. o iya betul.  bla bla bla

B:  bla bla bla pak, bla bla bla pak , ok pak terima kasih

A: iya sama-sama. maaf neng saya bukan bapak tapi ibu..

B: O! maaf ibu.. maaf ya ibu

A: Hahaha.. Suara ibu seperti laki-laki ya neng?  Hehehe ya udah neng, makasih juga ya neng.

B: Maaf sekali lagi ibu. Terima kasih

A: Sami-sami neng

-||-

Apa yang terpikir jika menyimak percakapan itu?

Saya yang mengalaminya menyimak kejadian itu jadi bertambah pengetahuan ilmu jiwa tentang sebuah perbedaan antara sensitif dengan peka.

Beberpa orang menganggap sensitif sama dengan peka. But itu berbeda jauh kawan. Contoh diatas semoga bisa menjelaskan akan perbedaan itu.

Happy nice soul 🙂 to be nice people…

tsabit2

walaupun foto tidak sesuai dengan isi tulisan. tapi aku lagi merindukannya. Tsabit nak mennten..

Advertisements